membicarakan diri sendiri
Rasanya sendiri itu,jalanan luas tak berujung.
Rasanya sendiri itu,angin begitu mesra menyapa.
Rasanya sendiri itu,lagu lagu berceloteh Dan pikiran mengikuti jalan ceritanya.
Rasanya sendiri itu,begitu tak paham ketika di Maki Maki karena cemburu.
Saya cuma bengong Dan sepi berlalu,barulah saya menelaah.
Banyak perempuan perempuan cantik yang saya temui, tapi Dari mata mereka berbicara,saya tidak mempunyai Hal yang menarik.
Dari kesepian,saya pernah melihat sepanjang jalan, banyak yang memperhatikan saya.
Mungkin mereka heran,gembel kok punya motor baru.
Sekarang saat saya kembali ke semula,Dari pandangan orang orang yang saya temui,bahwa seorang saya,bukanlah apa apa.
Dari pengalaman saya mempunyai kuda besi,menghasilkan sahabat di jalan. Tapi sayang nya mereka rata rata dah sepuh.
Dan Dari mereka, saya melihat banyak keakraban. Sedang yang muda muda,mulutnya pada terkunci. Cuma mata mereka yang bisa bicara. Dan Dari pandangan mereka, beragam penilaian bagi saya.
Mengayuh dengan sepeda itu,mengembalikan saya lagi ke masa dulu, yang sangat tak di perhitungkan.
Dan Dari kesepian, saya bisa menulis Dan menceritakan apa yang saya temui.
Di sebuah perjalanan,orang orang yang tulus itu begitu meneduhkan,Dan orang orang yang kontra dengan saya,rata rata mempunyai prinsip padi gabug.
Rasanya sendiri itu,angin begitu mesra menyapa.
Rasanya sendiri itu,lagu lagu berceloteh Dan pikiran mengikuti jalan ceritanya.
Rasanya sendiri itu,begitu tak paham ketika di Maki Maki karena cemburu.
Saya cuma bengong Dan sepi berlalu,barulah saya menelaah.
Banyak perempuan perempuan cantik yang saya temui, tapi Dari mata mereka berbicara,saya tidak mempunyai Hal yang menarik.
Dari kesepian,saya pernah melihat sepanjang jalan, banyak yang memperhatikan saya.
Mungkin mereka heran,gembel kok punya motor baru.
Sekarang saat saya kembali ke semula,Dari pandangan orang orang yang saya temui,bahwa seorang saya,bukanlah apa apa.
Dari pengalaman saya mempunyai kuda besi,menghasilkan sahabat di jalan. Tapi sayang nya mereka rata rata dah sepuh.
Dan Dari mereka, saya melihat banyak keakraban. Sedang yang muda muda,mulutnya pada terkunci. Cuma mata mereka yang bisa bicara. Dan Dari pandangan mereka, beragam penilaian bagi saya.
Mengayuh dengan sepeda itu,mengembalikan saya lagi ke masa dulu, yang sangat tak di perhitungkan.
Dan Dari kesepian, saya bisa menulis Dan menceritakan apa yang saya temui.
Di sebuah perjalanan,orang orang yang tulus itu begitu meneduhkan,Dan orang orang yang kontra dengan saya,rata rata mempunyai prinsip padi gabug.
Komentar
Posting Komentar