bertemankan sapu

Rasanya, tangan ini gatal ingin main gitar, mendendangkan lagu lagu inspiratif.
 Duhhh kemarau, dimanakah gemericik hujan sedang pergi? Telingaku rasanya rindu akan gemericik air jatuh.
Duuuuhh, angin sejuk,khas hujan, kapan kamu meneduhkan suasana hatiku?
 Di setiap keseharianku, penaku adalah sapu,
 Dia(sapu) seakan berbicara: di mulai dari kebersihan akan timbul cahaya baru.
 Saya, saya adalah ketertinggalan, maka selalu mengejar impian dengan perlahan.
 Saya, saya adalah tolehan teman, yang tersenyum, kemudian di tinggal pergi.
 Saya, saya adalah diri sendiri, yang mencoba bangkit dari segala ketertinggalan, dengan teman saya, sapu !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

sisi penonton

suasana malam