Ibadah bangkrut

Untuk sekian kalinya saya terus bicara yang membosankan lagi.
 Pernah mendengar istilah ibadah bangkrut?
 Ibadah bangkrut itu ketika kita punya sifat munafik,memandang remeh ke orang lain. Menghina ke orang lain.
 Terus apa hubungannya dengan ibadah kita yang bangkrut?
 Biarpun kamu, dhuha tahajudnya tidak pernah alfa, sholat 5 waktu tidak pernah di tinggalkan,dan ibadah sunah lainnya,tapi jika kita menghina sekali saja, terus sampai matinya kamu tidak minta maaf ke orang yang kamu hina, maka amalmu bakal jadi milik orang yang kamu hina. Beratkan????😁
Sebenarnya saya bosan membahas ini. Tapi sekedar untuk info saja,sebab saya pernah mendengar langsung, dari Abah Usman, bahwa orang yang sering di hina itu sebenarnya untung besar nanti di akhirat.
 Saya juga pernah membaca, sebab kenapa hidayah itu di cabut, ya karena seseorang memandang remeh ke orang lain.
Lebih baik kita banyakin zikir, dan jika melihat yang aneh, kagetnya cukup di dalam hati saja. Manusiawi,saya juga kalau melihat yang lebih miris, suka keceplosan juga.
 Sampai sekarang, saya terus mengalami hal yang membosankan ini. Susah banget jadi orang unik, suka menjadi objek penderita. Jika di balas, ya suka rame.
 Pada dasarnya manusia tuch miskin, dan bukan Tuhan, orang di minta hartanya saja ga sanggup, tapi ngejek sanggup. Dan orang rewel,angkuh, biasanya tak bisa memberi harta, kalau memberi kesulitan sanggup banget.
#pengalamanKerjaDiGramapuriPersada

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bertemankan sapu

sisi penonton

suasana malam