Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

saat

Semua hadir lagi bagai debu dan daun yang berterbangan. Menyapu sesaat  dari kerumunan daun daun. Dan  pohon yang daunnya sudah menguning,perlahan jatuh terseret angin. Tiap tiap daun jatuh,maka seperti doa doa yang tercurah. Dan bumi mendengar,langitpun itu nyaring tersentuh.

bicara rindu

Ada satu rindu, yang terus menerus dipupuk.  Sebuah rindu yang entah mengantarkannya sampai batas apa?  Sudah berkali ingatan itu di buang,tertumpuk oleh waktu,  Tapi sudut sunyi,mengantarkan kenangan itu lagi.  Ibarat sebuah buku, maka kusamlah dia,warnanya menguning di makan usia,  Tapi rindu tetaplah hijau berbentuk putih abu.  Sebuah rindu yang entah sampai kapan mengawal ingatan.  Hati ini tetap sama seperti belasan tahun silam.  Sentuhan kekinian, tak mampu memudarkan rasa ini.  Dan entah sampai kapan ujung rindu ini.  Sia sia atau kah berakhir seperti cerita rekaan dalam novel. #efek nonton aadc.

langit abu abu

ada hari-hari di mana rasanya langit itu nggak berwarna biru, tapi cuma abu-abu

saat

Waktu terus Saja berganti. Musim hilir mudik di pergilir oleh sebuah sempat. Zaman zaman bertutur dalam bising. Cerita cerita tercipta Dan menjadi headline di tiap hari. Senyum gembira,duka Lara,datang begitu saja Tanpa  di terka. Ahh rupanya wajah tak  bisa membohongi waktu. Dan tiap lalu, Ada masa depan yang menimbang harmony.

puisi tak berisi

Puisi tak berisi