melihat sosok teman kini


Ketika saya melihatnya di masa kanak2,matanya masih bersinar 🌟 tanpa dosa,dengan berbagai pesonanya,dia tumbuh dalam kemudaan.
 Lalu setelah lebih dari dua dasawarsa,iya kini terlihat lagi sebagai manusia dewasa ,mungkin di kanak2 ada sedikit jumawa,tapi di kedewasaannya dia tetap sebagai orang tua yang mau melakukan apa saja demi anaknya.
 Pesonanya masih ada tapi kesombongan itu mulai terkubur.
 Saya melihat dengan jelas begitu seriuslah dia di timpali sikapnya yang tetap manis.
 Dia juga manusia biasa yang tak luput di beri cobaan.
 Yach segala hal manis sudah di raih dan hal pahitpun mesti di lewati demi sebuah kedewasaan yang bijak.
 Langkah langkah tak selamanya lurus, seperti jalanan tak melulu rata,ada yang berlubang ada yang tergenang.
 Semoga saja dengan berbagai cobaan, kita menjadi manusia yang lebih baik lagi di dalam segala hal,terutama ibadah kita,semoga makin baik lagi walau kadang tak sempurna

Komentar

Postingan populer dari blog ini

bertemankan sapu

sisi penonton

suasana malam